April 09, 2017

7 Alasan Kenapa Orang Memendam Perasaan

Asalamualikum agan dan aganwati, pada postingan kali ini ane mau posting tentang 7 Alasan Kenapa Orang Memendam Perasaan. Oke mau tau gimana ulasannya simak berikut ini gan:)
-> Hohoo hidup ini emang rumit yah gan untuk orang yang memendam perasaannya.
Memendam sama halnya dengan menimbun ya gan sampe nantinya penuh atau bahkan sesak, akan tetapi ngak pernah di keluarin (diungkapin). Kadang memendam perasaan itu serba salah dan capek ya gan, kek lagunya Raisa, coba aja agan nyanyiin sambil main futsal :D. dan di satu sisi dinilai egois soalnya hanya menikmati perasaan cinta itu sendiri, akan tetapi gan disisi lain jika diungkapin takut nantinya menghancurkan keadaan, menghancurkan apa yang udah tertata dengan baik.
Hem ane yakin hampir semua orang pernah mengalaminya, yaitu memendam perasaan, dengan sedikit torehan pengalaman pribadi dan curhat dari beberapa orang, nah inilah alasan mengapa orang memendam perasaannya, eitz tapi tunggu dulu, supaya lebih ngena "feel-nya" agan bacanya sambil dengerin lagu Coldplay-Always In My Head :D
1. Takut Merusak Kedekatan Yang Sudah Terjalin
Hem sebuah kebersamaan itu ngak ternilai harganya ya gan, kebersamaan dalam rentang waktu yang lama pasti itu udah deket banget, dan pastinya ngak menutup kemungkinan menumbukan rasa didalam hati salah satu diantara agan atau si Doi. Contoh paling sederhannya ialah persahabatan. Nah, ketika agan sadar rasa cinta itu tumbuh ketika persahabatan itu udah terlanjur jauh gan, hohoo apa daya ya gan?" banyak persahabatan yang udah terjalin lama rusak cuma hanya karena salah satunya jatuh cinta.
Dan kecewanya, sahabat agan ngak bisa menerima hal itu karena udah dianggap sahabat, ngak lebih dari itu, jadi gan makna persahabatan itu udah berbeda ketika agan menatap matanya dengan binar rasa ingin memiliki, bukan binar teduh seorang sahabat.
Kalo agan ngak bisa menahan diri, lambat laun pun pasti dia merasakan tanda2 perubahan pada diri agan terhadap-nya, celakanya gan, doi merasa ngak nyaman dan memutuskan untuk menjauh, nah rusaklah persahabatan itu, oleh karena itu gan, ada beberapa orang memilih memendam perasaanya karena takut merusak kedekatan yang udah terjalin. "Persahabatan dapat melahirkan cinta gan, akan tetapi belum tentu dapat memperbaiki persahabatan yang rusak karena cinta itu sendiri"
2. Doi udah punya pacar
Nah salah satu alasan yang paling umum ialah kenapa orang memendam perasaanya karena orang yang dicintainya itu udah punya pacar gan, pasti ngak mungkin kan agan ngungkapinperasaan agan dalam kondisi tersebut, melihat posisi agan dimatanya sebagai "siapanya". selain agan cinta sama dia, udah pastikan terbit rasa yang berbeda diantara kalian.
Bisa juga dia ternyata cinta sama agan, akan tetapi udah terlanjur punya pacar, dan pacar-nya lama2 tau ada yang berubah dalam diri dia setelah agan mengungkapkan perasaan, terus pacarnya meminta dia menjauhi agan, kalo agan beruntung, dia akan memilih agan, tapi kalo enggak, agan telah menghancurkan 3 orang sekaligus, agan, dia dan pacar-nya. Nah karena itulah beberapa orang memilih memendam perasaanya, dari pada harus mengambil resiko yang terlalu berbahaya.
3. Dia belum bisa move on
ehem-ehem kenapa kenangan itu terasa manis? soalnya ngak akan bisa terulang lagi ya gan, sekalipun kenangan itu dicoba untuk terulang lagi dengan waktu, tempat, orang, dan kondisi yang sama, pasti semua itu hanya replika.
Semua itu hanya rekayasa yang dibuat seolah sempurna. Kebanyakan beberapa orangmemiiki kenangan yang begitu berharga, yang membuat dia ngak bisa melupakan masa lalu-nya meskipun dilakukan dengan berbagai cara, terlebih banyak hal berharga yang dia raih dan dijalani bersama dengan seseorang yang begitu dia cintai dimasa lalu-nya. hohoo kenangan itu membekas terlalu dalam dihatinya sehingga ia belum bisa move on.
Kalo dalam kondisi ini gan, sebuah hal percuma bila agan membantunya beranjak, selain karena itu juga gan bukan hak dan porsi agan meskipun di permintaanya, itu juga hal yang sia2 apabila dia memang terlalu mencintai masa lalunya, dan belum benar2 ingin beranjak, makanya orang yang dihadapkan pada situasi ini lebih memilih memendam perasaannya dan sabar menunggu hingga tiba waktunya orang yang ia cintai benar2 move on.
Dari pada harus berjuang dari sekarang dan rasa itu harus mati sia2 karena cuma dijadikan pelampiasan.
4. Dia cinta sama yang lain
Pekerjaan paling sia2 ialah menasehati orang yan lagi sedang jatuh cinta ya gan, benar banget, kisanak, petuah dari petruk, salah satu tokoh dunia perwayangan ini emang sangat benar adanya ya gan, coba aja deh agan nasihatain temen agan yang lagi jatuh cinta sama orang yang agan tau sebenarnya ngak baik buat dia, pasti hampir 90% dia ngak mau denger omongan agan, denger sih, tapi bilang iya sih tapi ngak dilakuin.
Dan apalagi kalo agan nasihati dia yang lagi jatuh cinta sama yang lain dalam posisi agan mencintai dia, selain agan bakal makan hati, soalnya dia ngak dengerin, dan dia juga pasti jadi risih sama agan, agan siapanya dia ngelarang-larang jatuh cinta, nah oleh karena itu seseoarang yang udah tau sejak awal akan disia-siakan, tapi tetap ngak berhenti mencintai.
Dari pernyataan diatas, agan bisa merenungi dengan sedikit kasar bahwa tulus dan tolol itu sebenarnya beda2 tipis.
5. Gengsi
Sejak zaman fir aun masih melakukan metode door to door untuk dagang propolis, sebenarnya gan gengsi itu akar permasalahan serta penghambat paling annoying dalam sebuah hubungan, dan yang paling sering merasa gengsi ini ialah cewek, dan emang udah dipatenkan kodratnya cewek itu ngak memulai duluan, hehee iya kan, girls? akan tetapi sayangnya gengsi itu ngak selalu melahirkan keajaiban berupa membuat dia tau dan sadar kalo agan cinta sama dia, apalagi membuat dia merasakan hal yang sama, penyebabnya sederhana gan, "karena dia ngak tau".
Nah sebab itulah gan cewek lebih baik rela menunggu lama dan memendam perasaanya seraya melakukan manuver kode triliyunan kali sambil berharap penuh dalam gengsi-nya sang gebetan tau dan sadar, mungkin aja sih dia tau dan sadar, akan tetapi kalo ternyata dia ngak cinta sama agan gimana? dia akan tetapi, kesannya ngak peka, padahal emang ngak suka.
6. Minder
Sebenarnya gan pertemanan yang baik itu ngak melihat setara sosial, fisik atau beberapa banyak warisan bapaknya di kampung, tapi ya berteman aja dengan siapapun, meskipun dengan spesies ubi rambat hidroponik sekali pun, namun gan yang namanya berteman dan dekat, itu ngak menutup kemungkinan berubah tendensi menjadi suka, sayang, bahkan cinta, kabar buruknya agan orangnya minderan.
Mending ngak usah munafik, semua orang pasti pengen punya pacar yang ganteng atau cantik, kaya, pinter, dan setia kan, nah dari empat kriteria itu, agan hanya punya 2, pinter dan setia, akan tetapi ngak ganteng dan cantik dan kaya, apakah ia bisa menerima itu? belum tentu gan, bila dia menggaris bawahi dengan tebal kriteria ganteng atau cantik dan kaya untuk jadi pacarnya. Nah karena itulah agan merasa minder dan sadar diri bahwa ngak pantes buat bersanding disamping-nya, lalu agan memilih memendam perasaan agan serta rela masuk dalam zona freind-zone cuma hanya bisa dekat sama doi, pahit ya gan?":-?
7. Takut ngak terbalas
tunggu sebentar, mari kita hembuskan napas panjang pada poin terakhir ini gan (b),  ini ialah point terakhir yang mendeskripsikan rasa takut terbesar semua orang gan, yaitu takut ngak terbalas. Berangkat dari hal itulah gan agan memilih memendam perasaan dalam2 atau membunuhnya sekalian, dari pada kalo diungkapin nantinya terbalas dan malah menjadi beban bagi dia karena ngak bisa membalas perasaaan agan.
Dan tentunya kalo sampai hal itu terjadi gan, kedekatan agan dan dia pasti jadi berbeda, dan satu lagi ketakutan terbesar agan dalam hidup akan terjadi: kehilangan, kalo doi memutuskan untuk menjauh dari agan karena merasa bersalah ngak bisa membalasperasaan agan, berakhilah semua itu.
Berakhirlah cinta yang agan harapin sebagai muara kebahagiaan itu menjadi nestapa.
Perasaan emang ngak bisa dipaksain meskipun agan berusaha mati2-an memberikan yang terbaik dan yang ia inginin, karena memang pada dasarnya cinta itu ialah perihal menerima. Sayangnya gan ngak semua orang termasuk dia bisa menerima cinta yang agan berikan, nah dengan begitu-pun agan harus menerima kenyataan itu gan dengan besar hati dan, memendamnya.
Namun percayalah gan, kalo agan udah berusaha semaksimal mungkin dan dia ngak pernah bisa menerima atau menghargai sedikit-pun, nah itu tandanya mungkin agan mencintai orang yang salah, kalo sama ia yang agan hanya bisa memendam perasaan, berakhir dengan kegagalan, jadi anggap aja tuhan sedang menguji seberapa tulus agan mencintai seseorang sampai nanti orang yang tepat akan tiba pada waktunya.